Pertama kali saya masuk kantor, jadwal masuk kerja masih fleksibel mulai pukul tujuh pagi, hingga maksimal pukul sebelas menjelang zuhur. Pulangnya tinggal menghitung saja delapan jam kerja. Yang rajin datang jam tujuh bisa segera cabut jam tiga. Di Jakarta pulang jam segitu belum masuk waktu asar. Maka selambat-lambatnya jam pulang adalah menjelang isya, jam tujuh. …

0 160

Namanya Sobachul Choir, dia adik dari ayah saya yang dua belas bersaudara. Hanya ada seorang lagi yang lebih muda dari Om Sobah, Lek Lut. Jadi saya melihat Om Sobah ini tidak seberapa tuanya—jika dibandingkan ayah yang merupakan anak kesembilan. Sobachul Choir diambil dari bahasa Arab, sedangkan orang Arab biasa menuturkan kalimat itu untuk mengucapkan ‘selamat …

0 108

Awalnya saya bingung bagaimana harus memulai tulisan ini, tapi saya percaya segala kata maki, umpatan, sumpah serapah, anjing, bangsat, tai, kehed sia, pantek, jancok, yang ditujukan kepada pemerintah dan DPR RI hari ini, akan dicatat sebagai amal baik alih-alih dosa. Saya menulis ini di kantor, di pusat kota Jakarta, yang harusnya sedang ditutup sejak pengumuman …

0 442

Pagi tadi Sapardi pulang. Ia tak harus lagi dirawat inap, atau sejenak kembali ke rumahnya untuk mengabari para pembacanya: hari ini saya sudah di rumah lagi, terima kasih untuk doa-doanya. Bersamaan juga Sapardi pulang, hilang satu lagi pengharapan saya untuk bertemu daftar nama yang ingin saya temui sebelum mati. Setelah sebelumnya lebih dulu mendahului, Ari …

0 291

“Saya merasa saya diculik,” begitu ucap Ravio Patra dalam konferensi persnya hari ini (Kamis, 4 Juni 2020). Ravio ditangkap pada hari Rabu, 22 April 2020 oleh Polda Metro Jaya atas tuduhan provokasi dan hasutan berbuat onar. Polisi meringkus Ravio di Jl. Blora Menteng saat hendak bertemu dengan temannya, Roy Spijkerboer untuk mengamankan diri. Ravio merasa …

0 403

Peringatan Hari Lahir Pancasila di kalender berulang lagi, tapi bangsa Indonesia seperti masih belum selesai dalam menusantarakan falsafah Pancasila. Padahal kita perhatikan, burung Garuda dengan jumlah bulu-bulu sesuai tanggal lahir Indonesia, dan menenteng perisai dengan gambar-gambar yang melambangkan Pancasila, tersebar di berbagai ruang kelas, kantor pemerintahan, sampai rumah-rumah warga. Bukan hanya itu, Garuda Pancasila juga …

0 435

Sudah hampir jam empat, pas sekali saya tiba di Parkiran Stasiun Gambir. Pesanan gojek saya di-cancel dua kali, lalu saya pindah ke Grab dan menunggu sekitar tujuh menit sebelum dijemput. Saya lupa siapa yang mengantar, yang saya ingat, saya diberi tumpangan cuma-cuma sebab tak ada uang kembalian, dan betapa saya tak enak hati setelahnya. “Ini …

0 354

Manusia tidak bisa hidup tanpa makan, itu yang saya yakini. Selama bisa makan, walau tanpa apapun selainnya, manusia masih bisa setengah hidup. Makan-minumlah yang menyokong kehidupan kita, tak heran bila ada ungkapan, “Air mata jatuh ke bawah, sendok tetap ke atas.” Mau bagaimanapun keadaannya, bahkan sebelum hendak bunuh diri juga, kalau lapar tetap harus makan, …

0 252

Seharusnya saya berada di Sahara minggu lalu, naik unta, selonjoran di padang pasir, mengikat kepala dengan kain beraksen warna hitam di ujung-ujungnya, menghitung gemintang yang tumpah ruah di langit malam, ditemani api unggun dan suaranya yang melahap kayu bakar jadi abu, dan mengabadikan segala perjalanan itu dengan kamera hp saya yang mungil. Mungkin sambil membayangkan …

0 371

YANG BERACUN DAN YANG MATI meski itu beracun kami tetap akan memakannya karena kami lapar meski bibirmu gerbang neraka aku tetap akan menciumnya dan menceritakan puisi terakhir yang kubaca selagi bibir kita masih berpagutan Casablanca, Januari 2020 RENCANA MAKAN SIANG Sayang, daripada aromamu sungguh aku lebih terpikat dengan parfum toilet di mall itu, yang wangi …

0 413