Pada tanggal 4 Mei 2020 saya mengikuti pengajian, ceramah, tausiah, kuliah, kelas, atau apalah namanya di akun Instagram @perempuanmengaji. Pengajian (akhirnya saya memilih untuk menggunakan kata ‘pengajian’) itu diisi oleh KH. Husein Muhammad, seorang tokoh masyarakat yang kita tahu sangat mendukung Gerakan Kesetaraan Gender. Muhim Nailul Ulya menjadi moderator dalam pengajian ini, ia adalah pencetus …

0 101

Tulisan ini sebenarnya adalah caption Instagram beberapa bulan yang lalu (18/7). Tapi karena caption tidak mencukupi dan saya dipaksa berhenti di kalimat yang belum selesai, alih-alih menghapusnya kembali, lebih baik saya tulis dan menjadi amal bagi Prodeo. Pagi ini (18/7) saya baca berita bahwa aktor Jepang Haruma Miura, bunuh diri di apartemennya. Saya juga baru …

0 112

Tahun 2020 Membuat Saya Tidak Ingin Hidup Seribu Tahun Lagi harga rokok Chesterfield naik, Bungsaya takut tidak bisa hidup seribu tahun lagikarena tahun sudah hilang dari ingatan orangseperti saya yang lebih menghargai “seribu” daripada tahunkarena tahun sudah saya tulis sebagai “Tahun”seperti saya menulis Tuhan “Mampus kau dikoyak-koyak tahun!” kata Ida kepada saya di pantai bung …

0 98

Seorang kawan dengan semangat menceritakan pengalamannya membaca Hati Suhita karya Khilma Anis. Ia bercerita detil demi detil bagaimana kehidupan Alina Suhita yang penuh kesabaran membawa prinsip mikul duwur mendem jero. Bersamaan dengan itu, ada banyak cerita yang bikin ia sakit hati. Membaca Hati Suhita, berarti harus siap hatinya terombang-ambing dengan kebahagiaan dan penderitaan. Khilma Anis …

0 519

Kebahagiaan pada waktu muda adalah penyakit. Saat kau beranjak dewasa, menjadi tua, lalu menemukan penderitaan hidup, yang kau ingat adalah kebahagiaanmu waktu muda. Penyakit itu sangat sulit disembuhkan. Kenangan-kenangan indah akan terus muncul hingga pikiranmu dipenuhi bunga-bunga imajinasi, membuatmu tertidur pulas, bermimpi indah, tidak mau menerima kenyataan. Aku membencinya. Maka dari itu, aku tidak mencari-cari …

0 324

Sebilangan Rindu yang Tak Kunjung Rabu Pemuda umur dua puluh satuSedang menungguSebilangan rindu yang tak kunjung rabuKarena liburnya kamis jumat tak sampai sabtu Pemuda umur dua puluh satuMemandangi layar ponselnya yang kata satu Sepi Ia tersenyum tertawaMematikan ponselnyaLalu tetap menungguSebilangan rindu yang tak kunjung rabu “Maaf, hujan tak mengizinkankuMelaksanakan kata: temu” Kalimat ia baca tanpa …

0 611