Bangsat! Manusia-manusia biadab! Malam ini, Halwa bukan Halwa. Kata-kata yang keluar darinya tak lagi semanis ia punya nama, kusut bukan main. Rambut yang keruntang-pungkang, tak punya arah. Mata sembab, merah menyalakan amarah. Rokok dan kepulan asap, anggur yang tetes terakhirnya mengering, buku catatan kelabu. Kamar indekos murah di pinggiran kota besar yang ia sewa dengan …

0 365