Di Dalam Game Online, Semakin Anda Ngoyo Semakin Anda Loyo.

Karena dalam permainan, entah dalam dunia yang nyata maupun maya, fokus itu paling penting.

Mungkin hal pertama yang terbesit di kepala Anda ketika membaca judul di atas adalah aku memainkan game online macam pabji, em el, atau e̶p̶e̶p̶ fri fayer. Tidak, tidak. Aku tidak main game-game tersebut. Walau kanan, kiri, atas, bawah hampir pasti main salah satu game tersebut, aku tak terbawa arus.

Pertama, karena ketika game-game tersebut baru rilis, handphone-ku masih kentang (baca: butut). Alih-alih dapet chiken dinner, handphone-ku malah yang jadi chiken mateng sebab memaksakan game tidak ramah RAM tersebut. Lalu, setelah beberapa waktu, giliran saat handphone-ku sudah tidak kentang lagi, aku sudah ketinggalan jauh dengan teman-temanku, sehingga sangat memalaskan bagiku harus melalui masa-masa ke-noob-an, sedang teman-temanku sudah pro.

Kedua, karena game-game tersebut lumayan menghabiskan waktu hanya untuk sekali main. Katakanlah main em el, kata temenku bisa 20 menit sekali main. Setttt. Enggak, enggak, pikirku waktu itu. Jadi, tiap ada game yang sedang happening, kulihat dulu rata-rata menghabiskan berapa waktu untuk sekali main. Kalo 15 menit ke atas mending gak, lah. Ini bukan berarti aku orang sibuk—sibuk overthingking sih iya, atau kelewat produktif dalam menjalani kehidupan yang fana ini, tapi lebih kepada disebabkan sudah banyak hal-hal daring lainnya yang sudah menguras waktu, seperti instagram, tiktok, youtube, bigo live dan lain-lain.

Jadi, di saat handphone teman-temanku sudah miring, aku yang tidak main hanya bisa menyibukkan diri baca 1cak, teori konspirasi teori One Piece, cara mudah ternak lele, dan mengakhiri diri di pojokan buka… buka apa hayooo.

Lalu, tibalah saatnya ketika salah satu temanku yang biasa main pabji dan em el mengenalkanku pada PES (Pro Evolution Soccer) Mobile. Kutanya, memangnya berapa menit untuk sekali main? 7 menit doang, jawabnya. Wah, diriku langsung tertarik dong. Akhirnya ada game yang tipeku banget, ditambah permainannya bola—kebetulan hobiku main bola (gak ada yang nanya, bos!), pun tak banyak menghabiskan waktu pula. Setelah aku main, memang benar sih, sekali main 7 menit, aaa tapiii~ (dengan nada paman Coki Pardede) sama aja anyiing. Ketika kelewat asik, akhirnya sekali duduk bisa main 12 kali. Sialan. Berapa lama, tuh? Holy shake, 1.5 jam! Malah lebih lama ketimbang orang main em el.

Dan bagi yang tidak tahu nih, ketika kita memulai main PES mobile, kita semua bermula dari poin 700-an—kalau tidak salah, dan setiap kemenangan akan mendapatkan 2 sampai 19 poin, tergantung kesulitan lawannya. Kalau lawannya hebat banget, misal kita berada di poin 1000 sedang lawan kita 1200, maka sekali memang bisa dapat 15 poin, sedang kalau kalah cuma hilang 6 poin. Begitupun sebaliknya, kalau lawan kita mudah kita hanya dapat poin sedikit ketika menang, dan akan kehilangan banyak poin ketika kalah. Sungguh sangat adil.

Pada beberapa titik, ketika aku duduk main selama 2 jam, poin akhirku bertambah sedikit, bahkan tidak jarang malah berkurang. Alih-alih main game untuk menghilangkan stres, malah tambah ruwet kepikiran poin yang hilang. Di kesempatan yang lain, pernah aku hanya main 3 kali, tapi menghasilkan poin 40; dengan tiga kemenangan sempurna. Hingga akhirnya aku mikir: anjrit ngapain juga ya duduk berjam-jam serta segala umpatan keluar, eh malah tetap saja peringkatnya tidak terangkat ke mana-mana.

Sehingga, setelah beberapa situasi dan pengalaman, membawaku kepada konklusi purna terhadap semua ini: seharusnya main game online itu bukan dari banyaknya main, sebentar pun tidak masalah, asal efisien. Seperti contoh kasus tadi, bisa dapat 40 poin cuma tiga kali main. Waktu tak banyak hilang, hati pun senang.

Mungkin ada yang akan bilang, “Aku kan main game untuk senang-senang saja, gak nyari poin.” Coba, mana kupingnya orang yang bilang begitu? Sini aku bisikkan: Kentut! Tetap saja, pada akhirnya Anda akan ngejar poin, sebab ada kepuasan di situ.

Ok. Sampai di sini bacotnya. Sekarang, akan kupaparkan beberapa cara agar main game online-mu efektif, walau, sebenarnya semua poin ini akan bermuara pada satu soal: bagaimana kita mengalahkan diri kita sendiri.

Kendati referensiku cuma PES saja, tenang, tips-tips ini juga dapat berlaku kepada game-game online lainnya, karena aku sendiri sudah membuktikannya. Bukannya mau sombong nih, biar Anda percaya bahwa tipsku ini berhasil, terhitung sejak esai ini ditulis poinku sekarang 1350 dan masuk 500 besar peringkat lokal negara Maroko—iya kebetulan aku sedang belajar di Maroko. Sedangkan peringkat 100 besar lokal—bukan global, ya—itu berada di 1390 an! Ditambah lagi, aku juga membicarakan hal ini ke temanku yang pemain em el dan pabji, dan mereka mengamini tips-tips ini.

Cusss.

Mainlah ketika Anda merasa tenang, sedang tidak ada pikiran atau tanggungan apa-apa. Sebab se-noob apapun musuh Anda, kalau Anda sendiri tidak tenang, atau tengah banyak pikiran, maka menang adalah perkara yang sulit.

Jangan jadikan game onlen sebagai pelarian ketika stres. Percayalah, Anda pasti akan kalah, poin hilang, lalu semakin stres. Lalu aku harus ngapain, dong? Bukankah game diciptakan untuk menghilangkan itu? Iya, betul, tapi tidak dengan game online yang berhadapan sesama player juga. Yang Anda hadapi itu orang, bukan komputer. Belum lagi pasti akan ada tragedi-tragedi yang bikin Anda kesal setengah mati karena sikap musuhmu yang jengkelin, dan lagi kalau ketemu orang nge-cheat, rasanya tuh ingin tak timpuk pake botol sirup sambil teriak. “Woi jangan main PES, main bekel aja sanaaa! Hasssh.”

Maka saranku, ketika Anda stres, belum selesai dengan dirimu sendiri, mending main game yang lawan komputer saja. Di PES contohnya, kita bisa main lawan komputer. Atau, kalau seandainya Anda main em el, jangan nge-rank dulu, main yang biasa saja. Apa itu namanya? Ah ya, main klasik.

Berilah patokan setiap kali main. Misal, dalam kasusku, aku batasi sekali duduk maksimal 4 kali main. Walaupun sedang main bagus-bagusnya, dan 4 pertandingan aku menangkan semua, aku tetap tak melanggar janjiku sendiri.

Walaupun, terkadang, mungkin karena terlena oleh kemenangan beruntun dan tergoda untuk menambah poin, aku melanggar janjiku sendiri lalu memutuskan main sekali lagi, eh malah kalah, sialan. Setelah itu menyesal, dan ingin main lagi untuk mengganti poin yang barusan hilang, eh malah kalah lagi, anyingg. Begitu saja terus sampai poin akhir minus banyak. Kumenangis~ jeng jeng, membayangkan~

Ketika merasa hari itu Anda tidak beruntung, misal, berada di posisi statistik di atas lawan tapi kok malah kalah, maka cepat-cepat sudahi, lakukan aktifitas lain. Lalu baru main lagi. Hal ini guna menghilangkan pikiran bahwa kita sedang sial banget hari itu, sehingga kita tak lagi terbayang bayang kekalahan konyol tadi. Gak percaya? Coba deh, lanjut main lagi, dapat dipastikan main Anda makin konyol. Karena dalam permainan, entah dalam dunia yang nyata maupun maya, fokus itu paling penting.

Jika Anda sudah merasa tidak semangat lagi, alias tidak mood melanjutkan permainan, maka itu sudah waktunya berhenti. Percaya deh, ini sering kutemukan. Kita sebenarnya sudah tidak mood lagi main game, tapi di lain sisi karena melakukan aktivitas lain juga tidak mood, akhirnya kita lari ke game online, ceritanya biar mood bagus lagi. Iya kalau menang, kalau kalah? Mampus mood-mu makin hancur berantakan.

Itulah tips-tips dariku. Pada akhirnya, main game online itu tidak perlu ngoyo, duduk berjam-jam sampai lupa makan tepat waktu. Ingat, itu cuma game online biasa. Anda tidak akan kaya dengan menghabiskan waktu berlama-lama hanya dengan duduk. Kecuali kalau Anda Jess No Limit.

No Comment

Leave a reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *