Tiga Anak Saya Diperkosa, Saya Lapor ke Polisi. Polisi Menghentikan Penyelidikan.

Oligarki Membungkam Mulut Kita

Cintaku Padamu: Sehimpun Puisi Maulidan Rahman Siregar

Kwatrin Jalan Buntu: Sehimpun Puisi Muhammad Husni

Rekonstruksi Ideologisasi Pancasila Pasca Reformasi

Terbaru

Baru kali ini saya membaca buku hingga rampung dalam sekali dudukan hanya dengan waktu dua jam. Dari jam sembilan hingga jam sebelas lebih sepuluh, sebuah rekor yang patut dirayakan bagi pembaca malas seperti saya. Setelah selesai langsung ke kamar mandi, cuci kaki, basuh muka, lalu tidur, sambil berpikir kok bisa membaca buku semenyenangkan ini? Sekitar …

0 771

YANG BERACUN DAN YANG MATI meski itu beracun kami tetap akan memakannya karena kami lapar meski bibirmu gerbang neraka aku tetap akan menciumnya dan menceritakan puisi terakhir yang kubaca selagi bibir kita masih berpagutan Casablanca, Januari 2020 RENCANA MAKAN SIANG Sayang, daripada aromamu sungguh aku lebih terpikat dengan parfum toilet di mall itu, yang wangi …

0 413

Pada suatu sore di tahun lalu, sehabis asar saya keluar rumah, dan seperti yang sudah-sudah, saya entah hendak menuju ke mana (belakangan saya membaca bahwa keluyuran tanpa tujuan ada istilahnya dalam budaya Perancis: flâner). Rumah rasanya sepi, ada delapan penghuni yang seharusnya tinggal di sana, tapi dua orang sedang urusan bisnis mengantar tamu, dua orang …

0 468

Masih ingat betul sepuluh tahun yang lalu, begitu erat ibu menggandeng tanganku untuk memasuki gerbang pondok pesantren. Bersama ayah dan beberapa sanak saudara, ibu melepasku untuk menuntut ilmu dan belajar menjadi manusia. Dan masih terasa kehangatan genggaman tangan ibu, ketika melepas anaknya pergi lebih jauh, lima tahun lalu. Entah bagaimana perasaan ibu, aku hanya bisa …

0 279

Baru kali ini saya membaca buku hingga rampung dalam sekali dudukan hanya dengan waktu dua jam. Dari jam sembilan hingga jam sebelas lebih sepuluh, sebuah rekor yang patut dirayakan bagi pembaca malas seperti saya. Setelah selesai langsung ke kamar mandi, cuci kaki, basuh muka, lalu tidur, sambil berpikir kok bisa membaca buku semenyenangkan ini? Sekitar …

0 771
Share

YANG BERACUN DAN YANG MATI meski itu beracun kami tetap akan memakannya karena kami lapar meski bibirmu gerbang neraka aku tetap akan menciumnya dan menceritakan puisi terakhir yang kubaca selagi bibir kita masih berpagutan Casablanca, Januari 2020 RENCANA MAKAN SIANG Sayang, daripada aromamu sungguh aku lebih terpikat dengan parfum toilet di mall itu, yang wangi …

0 413
Share

Pada suatu sore di tahun lalu, sehabis asar saya keluar rumah, dan seperti yang sudah-sudah, saya entah hendak menuju ke mana (belakangan saya membaca bahwa keluyuran tanpa tujuan ada istilahnya dalam budaya Perancis: flâner). Rumah rasanya sepi, ada delapan penghuni yang seharusnya tinggal di sana, tapi dua orang sedang urusan bisnis mengantar tamu, dua orang …

0 468
Share

Masih ingat betul sepuluh tahun yang lalu, begitu erat ibu menggandeng tanganku untuk memasuki gerbang pondok pesantren. Bersama ayah dan beberapa sanak saudara, ibu melepasku untuk menuntut ilmu dan belajar menjadi manusia. Dan masih terasa kehangatan genggaman tangan ibu, ketika melepas anaknya pergi lebih jauh, lima tahun lalu. Entah bagaimana perasaan ibu, aku hanya bisa …

0 279
Share

Meja Redaksi

MENU

Back
Widgets on side panel

Don’t miss